mainstream (?)

mainstream (?)

bersikap berbeda agar dicap anti-mainstream tidak kemudian membuat sikap kita menjadi benar. begitu pula ketika kita mencoba mengikuti gagasan besar yang sedang mengarus, seharusnya tidak kemudian menjadikan kita menjadi alakadarnya, bahkan (merasa) berada di pihak yang salah.

berdiri di tengah segala kerelativan manusia seharusnya menjadikan kita mampu memilih  satu pedoman mutlak, yang disandarkan pada Dzat yang Mutlak. dengan demikian, sekedar menjadi mainstream tidak mainstream bukan jadi ukuran kita bersikap.

dan ingat, yang berbeda belum tentu menjadi yang terbaik, yang terbaik sudah pasti berbeda.

Advertisements

One thought on “mainstream (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s