peka

peka

Kepekaan hati untuk bs membedakan yg baik dan buruk itu harus terus dilatih.

Sore ini diingatkan lagi oleh Ibu, tentang kisah tertidurnya Rasulullah ketika suatu wkt pergi ke pasar malam brsama teman2nya. Rasulullah yg wkt itu masih kanak-kanak dijaga betul oleh Allah, padahal menonton pasar malam masih dalam taraf kebolehan..

Sekarang bagaimana? Jangankan pasar malam, aktivis nonton ke bioskop saja menjadi hal yang lumrah..

Entah dengan alasan apapun, tapi seingin apa kita bergerak menuju titik ideal seperti yang Allah gambarkan melalui perikehidupan Rasulullah? Apa mungkin niatnya: menghindarkan bioskop-mendatangi bioskop spy film islami dan positif ramai-bioskop islami muncul? Allahu a’lam..

Semoga kalau tidak benar-benar terpepet, tidak darurat, sebisa mungkin gedung bernama bioskop itu tidak akan saya masuki ya Allah..

Kecuali nanti saya buat bioskop syari’ah sendiri mungkin.. 😀

Kita jadi faham bahwa perintah istiqomah itu sampai membuat Rasulullah beruban, karena memang saking beratnya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s