MENGGESER DO’A

MENGGESER DO’A

ya, benar-benar.. lebih dari sekedar untuk lulus dan menyandang gelar sarjana, perjuangan skripsi adalah sebentuk panggilan Tuhan: “kembalilah Fah, kembalilah.. fafirruu ilallah..” 😥

DEBUTERBANG

sujud

Saya sempat kaget sekali, waktu saya tahu beliau sudah rutin mengerjakan puasa daud selama empat belas tahun.

Saya pertama kali bertemu dengan beliau sewaktu saya ditugaskan pada anjungan pengeboran lepas pantai Aceh. Kita kerja bareng. Diskusi. Lalu ngobrol kesana-kemari sampai suatu hari saya tahu bahwa senior saya yang sudah sepuh itu rutin sekali berpuasa daud. Waktu itu ada rasa malu yang pelan-pelan mengetuk kesadaran saya.

Rasanya setiap kali saya berada pada waktu senggang, saya teringat kembali akan seorang senior yang sudah sepuh. Sambil bekerja, tapi puasa daud beliau tak pernah bolong. Alangkah jauhnya capaian spiritual antara dia dan saya? Lalu kemudian di dalam hati saya memantapkan niat bahwa saya harus mencoba juga berpuasa daud.

Ada sekitar dua minggu lebih saya menjalankan puasa, sambil bekerja. Tapi masuk minggu ketiga puasa saya sudah mulai bolong-bolong dan akhirnya berhenti.

Saya tahu, bahwa ada dibutuhkan determinasi yang kukuh. Niatan yang kuat sebelum melakukan itu…

View original post 1,059 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s