harapan mereka

harapan mereka

“kalau ada anak-anak yang datang/pulang ke rumah, kemudian bertanya ke Bapak tentang hal apapun, dari yang sepele sampai yang berat, Bapak akan merasa bertambah gairah hidupnya”

– poin ke-5 dari lima poin “Saat ini, yang membuat Bapak bahagia..”

Terkadang, kita yang tidak mampu memahami keinginan orang tua yang sebenarnya amat sederhana. Kita pergi jauh mencari, apa itu bahagia, kemudian dengan sekehendak hati ingin menisbatkan kata bahagia yang diterjemahkan dalam bentuk materi itu ke pangkuan orang tua kita, namun kita lupa, sekedar sapaan dan bincang hangat sejatinya sudah mampu menyembuhkan dan menguatkan hari-harinya.

tapi mungkin beginilah cara-Nya mengajarkan pada-Mu nak, bahwa di matamu, mereka semakin berharga saat hari-harimu yang semakin bertambah digit dan luas spektrumnya itu memberimu pemahaman bagaimana cita-cita hidup dan perjuangan mereka. 

maka manfaatkanlah selagi masih ada waktumu untuk berbakti, nak, dan waktu mereka yang masih tersedia untuk kau baktikan. 

Advertisements

One thought on “harapan mereka

  1. terkadang sempat terpikir juga sbg mahasiswa perantauan jarang sekali menghubungi orang tua. terkadang utk pulang pun malu karena belum sanggup memberikan materi.
    tapi setelah dipikir2 lagi, kehadiran anaknya lah yang dinantinya, bukan kehadiran materi yg dihasilkan anaknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s