Wahnan ‘ala wahnin..

Wahnan ‘ala wahnin..

Tidak mudah memahami makna “wahnan ‘ala wahnin” yang Allah sampaikan dalam surat Luqman ayat 14. Setidaknya itu yang saya rasakan selama kurang lebih sembilan bulan ini. Lemah yang bertambah-tambah. Frase yang benar-benar baru bisa dipahami oleh mereka yang sudah atau pernah hamil, bersiap mengantar seorang manusia ke dunia.

Karena itu saya angkat topi bagi para lelaki, khususnya para suami yang bisa terlibat secara emosi dan fisik, untuk berempati terhadap pasangan mereka yang sedang mengandung.

Sekedar berada di samping saat istrinya menahan nyeri, meluangkan waktu di tengah kesibukan bekerja untuk menemani istrinya kontrol rutin ke dokter, jauh-jauh mencari air kelapa untuk kesegaran dan kesehatan istrinya.. dan masih banyak bentuk-bentuk perlakuan berempati lainnya.

Wahnan ‘ala wahnin, frase yang tidak mudah dipahami, tapi begitu kita mencoba memahami dan (bagi perempuan) terlibat untuk merasakan, kita jadi paham mengapa perjuangan seorang ibu untuk melahirkan bisa dikatakan dengan jihad–dan wafatnya adalah syahid, serta men
gapa sang Nabi mengucap lafaz “ummuka” sebanyak tiga kali baru “abuka” dalam salah satu sabdanya.

Wahnan ‘ala wahnin, mengingatkan saya: wahai manusia, berbuat baiklah pada kedua orang tuamu..

Advertisements

3 thoughts on “Wahnan ‘ala wahnin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s