1 tahun-mu. :)

1 tahun-mu. :)

Dear Azima shalihah,

Selamat menggenap setahun di hati ayah bunda, di relung jiwa, menatap hiruk pikuk dunia!

Terima kasih sudah menjadi malaikat kecil yang menghiasi hari-hari Bunda selama setahun ini. Melihatmu tumbuh dari waktu ke waktu adalah sepotong keajaiban yang Allah titipkan. Tidak hanya bobot dan tinggi badanmu yang bertambah dari waktu ke waktu, mendengar rajukanmu yang juga makin terdengar dewasa dan negotiable (:D) adalah bagian dari pemberian-Nya.

Bunda tetap bersyukur mendapati segala capaianmu sampai detik ini, meski gigimu belum juga menembus gusi, atau rambutmu seringkali ditanya “apa habis dicukur lagi?”. Bunda bersyukur ketika usiamu 11 bulan kau menunjukkan reaksi positif setiap kali mendengar adzan, yaitu dengan menggumam dan dilanjut dengan mengangkat tangan dan menyedekapkannya. Kau mudah diajak oleh siapapun sejak usiamu sangat dini. Ikut membuka-buka Qur’an ketika melihat bundanya mengaji. dan begitu senang ketika melihat flashcard Hijaiyah dan perlahan mengeja “ta”, “da”, “ja”,  :”)

Ayah dan bundamu seringkali menjahilimu karena kau sudah mulai bisa mengangguk-angguk ketika ditanya, “ya? ya?”, ikut senang dan tertawa melihat orang-orang terdekatmu tertawa. Ya, aspek perkembangan emosi dan sosialmu berkembang lebih cepat daripada aspek motorik kasarmu.

Bunda minta maaf kalau kurang sabar dalam menantimu berbolak-balik dan duduk sendiri, serta menantimu berdiri dan berjalan sendiri. Bunda semakin sadar kalau bagi setiap anak memang akan berbeda fase tumbuhkembangnya. Bunda bersyukur sekarang kau sudah mulai bisa bertahan berdiri selama 3-5 detik. Bunda akan terus menanti dan menemani kau belajar berdiri dan berjalan, sebisa mungkina ada di sisimu setiap kali kau jatuh. Sedangkan dari aspek motorik halus, kau berkembang sama cepatnya dengan perkembangan emosi-sosialmu. Kau sudah bisa membolak-balik lembaran buku sejak usia 5 bulan, dan sudah bisa melambai-lambai tangan sebagai bentuk perpisahan sejak usia 11 bulan. Ahya, bunda senang kau mudah untuk bekerja sama ketika diajak pergi kemanapun (asal syarat dan ketentuan berlaku: cemilan, minuman, mainan), dan cukup betah untuk menggunakan jilbab bayi dalam waktu yang lama.

Bunda minta maaf kalau masih belum optimal dalam menemani tumbuh kembangmu, masih sering menyelingi pengasuhanmu dengan memegang gadget (sesuatu yang akhir-akhir ini semakin bunda kurangi), dan belum bisa seperti bunda-bunda lainnya yang menyediakan mpasi kreatif dan variatif sebagai panganan sehari-hari untuk anaknya. Tapi bunda akan usahakan terus menerus agar setiap harinya ada ayat-ayat-Nya yang  masuk ke pendengaranmu, ada nilai-nilai kehidupan yang bisa ayah – bunda wariskan padamu di setiap harinya. memastikan ada nutrisi baik yang masuk ke dalam tubuhmu untuk membantu proses tumbuh kembangmu, berusaha menciptakan sebaik-baik lingkungan untukmu bersosialisasi.

Azima, terima kasih, terima kasih sudah membuat bunda belajar bersabar dan terus bersyukur pada Allah, Nak. 🙂

Bunda sayang Azima,

28 Agustus 2015.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s