Inspirasi Dari Google

Inspirasi Dari Google

Ada beberapa inspirasi yang saya dapat dari mengunjungi kantor Google kemarin, meskipun hanya bagian luarnya saja yang saya dapat lihat, tapi cukup mengesankan.

di depan salah satu gedung perkantoran Google, Mountain View
di depan salah satu gedung perkantoran Google, Mountain View, bersama Android Marshmallow

Di balik sebuah hal “sederhana” yang seringkali kita jumpai setiap hari, kita ambil manfaatnya tak terhitung lagi dan bahkan menjadi istilah yang populer dalam dialog sehari-hari (“googling” aja!), ada sebuah kompleksitas sistem yang raksasa. Saya takjub ketika melihat komplek perkantoran Google yang ternyata luass sekali, dan memiliki banyak gedung (yang saya juga tak sepenuhnya faham fungsi tiap gedungnya, haha).

Tapi dari sana saya belajar: tampilan boleh sederhana dan sangat user friendly, tapi jangan lupa bahwa untuk menjadi satu hal yang bermanfaat dan berimplikasi besar, butuh kerja keras dan kerja banyak tangan yang saling berpilin bersama-sama, mencapai tujuan yang sama.

di depan patung-patung Android berbagai versi, dari Cupcakes sampai Lollypop
di depan patung-patung Android berbagai versi, dari Cupcakes sampai Lollipop

sdr

Sampai sekarang saya belum tahu mengapa Google memberi nama atau sebutan makanan untuk berbagai macam versi Androidnya, tapi kalau saya ambil hikmahnya: salah satu hal yang membuat orang menjadi lebih akrab dengan barang yang awalnya asing adalah ketika barang asing tersebut diperkenalkan dengan nama yang sehari-hari dijumpai, disukai dan bahkan dibutuhkan. Dalam hal ini, Google menggunakan nama-nama makanan yang sering dijumpai oleh masyarakat pada umumnya.

Google menciptakan Android yang kini sangat common digunakan oleh para pengguna handphonetanpa melihat strata sosial atau secanggih apa handphonenya. Ketika kita berfokus pada fungsi dan tujuan, maka tools akan mengikuti dan sangat fleksibel serta mampu diterapkan siapa saja.

Dalam skup menciptakan hidup yang tak sekedar hidup, saya yakin seorang muslim punya hal yang lebih berharga untuk diperjuangkan dengan cara-cara ala Google yang “basyiran wa nadzira, yassir wa laa tu’assir.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s